Dermaga 4 & 5 Pelabuhan Merak Dikhususkan Bagi Motor

Rental Mobil Jakarta, PT ASDP Indonesia Ferry menetapkan dermaga 4 dan 5 di Pelabuhan Penyeberangan Merak Banten dikhususkan bagi sepeda motor.
“Dengan melihat prediksi tahun lalu, sejak Kamis (16/8/2012) malam, dermaga 4 dan 5 Merak akan dibuka khusus untuk sepeda motor,” kata Humas PT ASDP Indonesia Ferry Mario S Utomo, Jumat (17/8/2012).

Namun, pihak ASDP juga tetap fleksibel melihat kondisi yang ada di lapangan. Pada Kamis malam yang merupakan H-3 jumlah pemudik menggunakan motor mulai meningkat pesat.
Prediksi ini didasarkan data 2011 yang menunjukkan jumlah pemudik sepeda motor yang menyeberang di Merak mencapai puncaknya pada H-4 sebanyak 13.201 dan pada H-3 sebanyak 13.518. Jumlah tersebut merupakan 2,5 kali jumlah pada hari sebelumnya, yaitu H-5 yang berjumlah 5.148 sepeda motor.

Mario menyebutkan pada angkutan Lebaran 2012 ini di lintasan penyeberangan Merak – Bakauheni dioperasikan 29 kapal penyeberangan. Meski jumlah kapal yang beroperasi sudah optimal, pemudik yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Penyeberangan Merak diminta tetap bersabar untuk menunggu giliran.

Waktu sandar dan bongkar muat di Pelabuhan Merak untuk kapal kecil (3000 GT) berkisar antara 45-50 menit, sedangkan waktu sandar untuk kapal besar (12.000 GT) sekitar 60 menit. Ini belum ditambah dengan waktu menunggu selama antri diluar pelabuhan, semakin panjang antrian, semakin lama mereka menunggu giliran.

Pada saat jam sibuk, rata-rata pemudik yang akan menyeberang di Pelabuhan Merak membutuhkan waktu 2-3 jam sampai tiba giliran mereka naik ke kapal.

“Semalam memang antrean kendaraan cukup panjang sekitar 3 km, hingga mencapai flyover. Namun segera terurai dan saat ini sudah tidak ada antrian lagi. Antrian hanya di depan loket saja,” jelasnya.

Pagi ini, imbuhnya, antrean panjang kendaraan memang tidak terlihat. Dalam keadaan seperti ini, tidak perlu waktu lama untuk antri di loket dan naik kapal. “Paling 15 menit sudah bisa naik ke kapal,” kata Mario.

Sebelumnya, di Dermaga Nusantara Pura Tanjung Priok, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Leon Muhammad melepas KRI Banda Aceh yang mengangkut 1.738 orang pemudik dan 938 unit kendaraan.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S. Ervan mengatakan penyelenggaran Mudik Gratis tahap pertama dengan menggunakan KRI Banda Aceh ini diprakarsai oleh Kemenhub dan TNI AL. (bisnis.com)

This entry was posted in News and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>