Puncak, Cipanas Dipadati Ribuan Kendaraan dan Macet Parah

Malam Ini Ribuan Kendaraan Padati Puncak
Sejak sore tadi polisi sudah beberapa kali melakukan rekayasa jalur.

Ribuan kendaraan diperkirakan bakal melintas Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menuju ke arah Cipanas, Puncak pada malam ini, Rabu 22 Agutus 2012.

Berdasarkan pantauan VIVAnews, sejak sore tadi polisi sudah beberapa kali melakukan rekayasa, berupa buka tutup jalur dari kota Cianjur, tepatnya di Pos Polisi 8 Cepu atau Bundaran Tugu Ngaos Mamaos dan Maenpo.

Saat diberlakukan penutupan di kawasan ini, arus lalu lintas otomatis hanya bergerak satu arah saja.
Dari pantauan, penutupan dilakukan sekitar satu jam sekali secara bergiliran. Rekayasa ini otomatis mengalihkan arus lalu lintas dari arah Sukabumi dan Bandung. Kendaraan dari dua kota ini dibuang ke arah Jonggol untuk selanjutnya masuk ke Bogor dan Jakarta.

Kabag Operasi Polres Cianjur, Kompol Gatot Satrio memprediksi, malam ini ribuan kendraan yang merupakan rangkaya dari arus balik akan melewati kawasan Cianjur, terutama Puncak.
Sebab, hari libur nasional telah selesai, di mana aktivitas kantor di kawasan Jakarta, Bogor, dan sekitarnya akan dimulai besok hari.

“Sekarang, pola rekayasa dibalik tidak seperti arus mudik. Kemarin, Cianjur mendapatkan limpahan pemudik dari banyak wilayah seperti Jakarta, Bogor, dan sekitarnya yang masuk lewat banyak pintu. Pada saat arus balik ini, volume kendaraan hanya masuk dari dua jalur utama,” ungkapnya.
Pada arus balik ini, volume kendaraan hanya masuk dari Citarum dan Sukabumi. Rekayasa bisa dilakukan lebih terkoordinasi.

“Bila volume kendaraan yang menuju puncak sudah mulai padat merayap, otomatis jalur yang masuk dari Bandung dan sekitarnya di belokan Citarum untuk masuk ke jonggol. Sedangkan untuk yang dalam kota juga membuang arus dari Sukabumi ke Jonggol,” ujarnya.

Gatot mengaku bahwa Polres Cianjur terus berkoordinasi dengan Polres Bogor untuk mengatur Jalur, karena volume kendaraan arus balik saat ini akan berbalik masuk ke kawasn Bogor.
Sementara itu, dari pantauan pos polisi, saat arus balik kali ini didominasi kendaraan roda empat. Ini berbeda dengan arus mudik diman volume kendaraan 60 persen lebih didominasi kendaraan roda dua. (umi)

Puncak Macet Parah, Mengular 4 Kilometer
Polisi pun mengalihkan lalu lintas yang melewati Istana Cipanas.


Kawasan Puncak, Jawa Barat, terus dipadati para pengunjung. Lantaran pengunjung membludak, kemacetan pun tidak terelakan. Dari pantauan VIVAnews.com di lapangan, kemacetan paling parah terjadi di jalan di wilayah Puncak sendiri. Dari kedua arah. Yang menuju Jakarta dan Bogor, serta yang menuju Puncak. Kendaraan mengular hingga sejauh 4 kilometer.

Semenjak Senin kemarin, kawasan Puncak dan Cipanas memang dipadati ribuan wisatawan dari berbagai wilayah. Mereka terus membanjiri kawasan itu hingga hari ini.

Demi mengurai kemacetan itu, petugas Lalu Lintas Polres Cianjur, mengarahkan pengguna jalan yang tujuannya ke Bogor dan Jakarta, untuk mengunakan jalur alternatif, yakni Pacet-Hanjawar. Begitu juga dari arah Bogor, diarahkan menggunakan jalur Hanjawar-Pacet.

“Kami belum bisa melakukan sistem buka tutup satu arah karena padatnya arus kendaraan dari kedua arah. Saat ini, ekor antrean mencapai Istana Cipanas, menuju arah Bogor,” kata Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Dewo Sadewo, kepada VIVAnews, Selasa 21 Agustus 2012.

Dewo mengatakan, untuk mengatasi terjadinya macet total di jalur tersebut, pihaknya melakukan berbagai rekayasa arus. Di antaranya mengarahkan pengendara yang terjebak di depan Pasar Cipanas dan Istana Cipanas, untuk mengambil jalur alternatif Mariwati-Hanjawar.

Selain itu, polisi memasang kerucut pembatas di beberapa titik rawan macet, seperti di Jalan Raya Pasekon, Jalan Raya Cimacan dan di depan beberapa hotel dan rumah makan, serta jalan keluar dari tempat wisata Cibodas.

“Kami masih melakukan berbagai cara untuk memutus rantai kemacetan yang terjadi sejak pagi. Kami upayakan kendaraan bisa bergerak dan tidak stagnan meski kecepatan kurang dari 20 kilometer per jam,” ujarnya. (viva.co.id)

About AdeS

Manager Gloria Rent Car Cabang DKI Jakarta. AdeS
This entry was posted in News and tagged . Bookmark the permalink.