Bekasi Siaga Puting Beliung

“Akibat angin puting beliung, kemarin (Jumat, 28/11), ada nenek-nenek tertimpa pohon.”
Ahmad Syaikhu Wakil Wali Kota Bekasi

PEMERINTAH Kota Bekasi, Jawa Barat, berupaya mengantisipasi terulangnya kembali peristiwa pohon tumbang akibat angin kencang yang sempat memorakporandakan sebagian wilayah itu pada Jumat (28/11) .

Dinas Pertamanan, Pemakaman, dan Penerangan Jalan Umum (DPPJU) setempat kini memangkasi dahan-dahan pohon rindang di jalan-jalan Kota Bekasi. “Jangan sampai angin yang menumbangkan pohon kembali memakan korban,“ kata Kepala DPPJU Karta, Senin (1/12).

Ia mengatakan pemotongan dahan-dahan pohon tersebut merupakan bentuk siaga bencana. Pihaknya hanya memangkas dahan-dahan pohon perindang karena jika tidak, dapat mengganggu estetika kota. Dahan dan ranting yang dipangkas terutama yang dalam kondisi rapuh.

Pada bencana angin puting beliung pada Jumat lalu, ujarnya, sedikitnya 70 pohon di Kota Bekasi tumbang. Pohon sebanyak itu tersebar di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Kartini, Raya Kalimalang, di sekitar Kompleks Gedung Pemerintah Kota Bekasi (Jalan Ahmad Yani), Perumahan Summarecon Bekasi Utara, dan di Jalan Juanda. Namun, pohon tumbang terbanyak berada di sekitar jalan protokol Kota Bekasi.

Dalam bencana angin puting beliung pada Jumat lalu, enam mobil pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang diparkir di halaman kantor tersebut rusak akibat tertimpa pohon tumbang. Selain itu, menara BTS yang ada di atas gedung kantor wali kota pun roboh.

Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu mengatakan dalam kondisi sesulit apa pun, pihaknya akan bersiaga bencana.
Saat ini ada beberapa tempat yang terdata sebagai titik rawan pohon dan baliho tumbang, di antaranya di Jalan Ahmad Yani, Sudirman, Joyo Martono, Ir Juanda, Kecamatan Bekasi Utara, dan Kecamatan Bekasi Selatan. “Akibat angin puting beliung, kemarin (Jumat, 28/11), ada nenek-nenek tertimpa pohon. Korban akan diberi santunan oleh Pemkot Bekasi,“ ujarnya.

Selain fokus mengantisipasi pohon tumbang akibat angin puting beliung, kata Syaikhu, pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan instansi berwenang atas laporan masyarakat terkait adanya tiang listrik dan reklame keropos.Ia meminta instansi yang menangani itu segera menggantinya agar tidak ada korban akibat robohnya tiang listrik maupun reklame.

Sementara itu, Dinas Perhubungan Kota Bekasi juga tengah memperbaiki rambu pendahulu penunjuk jalan (RPPJ) yang rusak akibat bencana puting beliung.(Gan/J-3) Media Indonesia, 02/12/2014, halaman 9

About AdeS

Manager Gloria Rent Car Cabang DKI Jakarta. AdeS
This entry was posted in News and tagged . Bookmark the permalink.