Upaya di Wilayah Rawan Banjir

PROGRAM Bulan Menanam Jakarta Selatan yang dilaksanakan pekan lalu tidak hanya akan menghijaukan lingkungan. Pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan dan Marinir Cilandak Jakarta Selatan berharap pohon-pohon yang ditanam tersebut bakal tumbuh dan mampu mencegah banjir.

Kepala Suku Dinas Pertanian dan Peternakan Jakarta Selatan Endang menegaskan penanaman pohon yang tengah dilakukan Pemkot Jaksel dan Marinir Cilandak itu juga bertujuan mengantisipasi puncak musim banjir di kawasan Jakarta Selatan yang tiba pada Desember 2014. “Kalau ada pepohonan ini, air hujan yang turun tidak langsung jatuh ke tanah, tapi jatuh ke daun diserap dedaunan, batang, dan akar. Akar juga akan mengikat air hujan tersebut sehingga dapat mengurangi banjir,“ ujarnya.

Endang menerangkan sejauh ini, menurutnya, masih banyak lahan kosong potensial yang dapat ditanami pohon agar dapat menahan air hujan. Selama ini kawasan Jaksel dikenal sebagai kawasan resapan air. Selain itu, pihaknya akan mengupayakan penanaman pohon di wilayah rawan banjir yang ada di 10 kecamatan Jaksel.“Kalau di daerah rawan banjir, selama ada lahan akan terus kita tanami. Namun, kalau kawasan seperti Mampang Prapatan ini sulit kita melakukan penanaman karena kawasan tersebut sudah sangat padat,“ tambahnya.

Dia juga menyebutkan gerakan bulan menanam itu sudah empat kali diadakan di wilayah Jaksel. Menurutnya, setiap tahun pihaknya menyiapkan 10 ribu pohon produktif dan pohon jenis kayu untuk ditanam di wilayahnya.Namun, jumlah tersebut masih kurang karena banyaknya permintaan yang sulit dipenuhi. “Kita belum bisa memenuhi seluruh permintaan karena anggaran Sudin Pertanian sendiri hanya cukup untuk menyiapkan 10 ribu pohon. Setelah ini saja ada permintaan 700 pohon untuk Kecamatan Pesangrahan,“ tegasnya.

Selain melakukan penanaman pohon di wilayah Jaksel, Sudin Pertanian melakukan perawatan pada pohon yang ditanam berupa pemupukan, pemangkasan, dan pembasmian hama. Dengan begitu, pepohonan tersebut dapat tumbuh dengan baik dan maksimal. “Perawatan dari kami hanya sebatas pemupukan, pemangkasan, dan pembasmian hama. Sebab, jika pohon ini tidak dipupuk, tidak akan bisa menghasilkan buah bila itu pohon produktif,“ kata dia.(Nel/J-4) Media Indonesia, 13/12/2014, halaman 9

About AdeS

Manager Gloria Rent Car Cabang DKI Jakarta. AdeS
This entry was posted in News and tagged . Bookmark the permalink.