Wisata Jakarta belum Dioptimalkan

POTENSI Jakarta sebagai destinasi wisata belum tergarap optimal. Jakarta belum menjadi tujuan utama wisata, baik di tingkat nasional maupun regional, bahkan internasional.

Demikian disampaikan Direktur Asia Pacific Tourism and Cultural Council Liem Herh Kim dari Singapura saat berbicara di acara Jakarta Tourism Business Forum (JTBF)di Jakarta, kemarin.

“Jakarta adalah kota besar yang sangat modern. Banyak tujuan wisata yang bagus untuk dikunjungi. Hanya perlu banyak pembenahan supaya lebih menarik lagi,“ kata Liem, penyuka wisata kuliner ketika berwisata di Jakarta tersebut.

Ia mencontohkan aspek keamanan yang dinilai masih rawan bagi warga Singapura yang datang ke Jakarta.“Bali itu aman, tidak ada kriminal.Soal kemacetan lalu lintas juga harus diatasi. Kalau ini sudah beres, saya yakin akan lebih banyak turis datang ke Jakarta,“ ujar Liem. Ia menambahkan, adanya pertemuan antara sellers dan buyers dalam JTBF 2014 ini sangat positif. “Baik sekali untuk menjalin kerja sama ke depan,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Online Marketing Manajer of The Media Hotel, Jakarta, Nuriko Sari menilai JTBF ajang yang positif. “Minimal dapat menambah database customer baik dari daerah maupun regional di Asia.” Di tempat sama Ticha, staf marketing Dufan, Ancol, berharap agar acara seperti itu rutin dilakukan.

Meskipun pengunjung Ancol 60% ialah warga Jabodetabek, pengunjung dari daerah-daerah juga sudah sangat familier dengan Ancol. Momentum JTBF penting untuk promosi.

Acara JTBF 2014 digelar selama empat hari sejak 2 Desember 2014.
Rangkaian acara dikemas menarik, dimulai dengan malam pembukaan (Welcome Reception Night) yang menampilkan pertunjukan teater dan drama musikal. (Ths/T-3) Media Indonesia, 04/12/2014, halaman 8

About AdeS

Manager Gloria Rent Car Cabang DKI Jakarta. AdeS
This entry was posted in Pariwisata and tagged . Bookmark the permalink.